Kamis, 06 Oktober 2011

Ketika Rasa Nasionalisme sedang di Uji


“ketika rasa nasionalisme sedang di uji”
Nah, jika ada pernyataan seperti itu, apa yang ada di pikiran kalian ?
Nasionalisme..nasionalisme…nasionalisme
Sebenarnya, apa yang di maksud nasionalisme ?
Banyak yang mengatakan, Nasionalisme itu Rasa Cinta Tanah Air..ada juga, Nasionalisme itu pasangannya Patriotisme. hahaha
memang benar sih :-) nah terus,, seperti apa contohnya ?
nah di sini 'cinta' dalam artian bukan seperti cinta pada pacar kita :p jadi, maksudnya itu....*apa ya?* ah itu,, ya kayak gitu maksudnya :p
contohnya Seperti sikap kita saat mengikuti upacara bendera. Itu juga termasuk nasionalisme lho (menurutku). dll menurut kalian.
Hahaha….
Nah, kalo misalnya ada yang tanya gini “kamu punya jiwa nasionalisme?” "seberapa besar?"
Gimana jawabnya ?
Pertanyaannya sih simpel..ringan…tapi tajem banget itu lho.
Kalo aku, mungkin bakal jawab…punya. tapi nggak tau seberapa besar. hahahaha
entahlah, biar orang yang menilainya.
nah trus apa dong jawaban kamu ??
emm, kalo kamu memang benar punya rasa nasionalisme, bakalan rela nglakuin apa aja buat negara kamu ??
 kalo iya......apa aja yang kamu relain ?? ha ??
gini deh,, dari pada bingung jawab pertanyaan yang bakal nggak ada habisnya itu, mending baca ini deh. aku punya cerita tentang pertimbangan rasa nasionalisme, eh bukan cerita, lebih tepatnya cerita yang berisi pertanyaan pendapat. *ngerti gak tuh?*

saat nasionalisme di uji. saat kamu lagi belajar di negara orang. blajar apa saja. bisa pelajaran, bulutangkis, sepak bola, dll. yaa kira" sudah 1 tahun kamu blajar di sana. dan di saat saat kepulanganmu ke Indonesia, ada yang menguji imanmu, nasionalisme mu. jadi, saat akan pulang, kamu di tawari kontrak untuk bela negara orang. bela Negara Lain. tentu saja dapat gaji yang besar. bahkan lebih besar saat nanti kamu membela negaramu sendiri. saat itu juga keputusanmu di tunggu negara itu. negara mana yang akan kamu pilih ? pilihan yang berat bukan ?? di satu sisi, kamu dari kecil sudah punya cita-cita membanggakan negara kamu. untuk itu, kamu menimba ilmu di negeri orang dengan harapan kelak ketika kembali ke Negara sendiri, kamu mampu membuktikan kepada negara - negara luar bahwa negara kamu mampu menjadi yang terbaik.. tapi di sisi lain, negara itu menjanjikan masa depanmu. dengan bayaran yang sangat tinggi. tapi... nama yang kamu bawa adalah Negara Orang, bukan Negara Indonesia. mungkin saja kamu bisa bangga. tapi tungu dulu, apa masa depan bisa begitu saja terjamin hanya dengan uang ? em em em,, mungkin menurut seagian orang bisa. tapi saat ini, kamu masih kecil... seperti tanaman yang baru tumbuh. masa depanmu masih panjang. bagaimana dengan situasi ini ? jujur, jika aku harus menjawab aku tak tau jawabannya. benar. aku tak tau harus menjawab apa. NASIONALISME sangat di butuhkan dalam keadaan ini. lantas....bagaimana menjawabnya ? apa yang akan kamu lakukan dalam keadaan ini ?waktumu tak banyak lagi. 30 menit menuju tanda tangan kontrak. aku yakin, hatimupun tak mampu lagi mentukan pilihan. jantungmu akan terus dipacu secepat mungkin. sampai saat ini, belum ada pilihan. waktu terus berjalan. terus berjalan. kini saatnya. dengan pakaian rapi. rapi sekali. kamu di hadapkan sebuah sembar kertas berisi kontrak kerja. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.......bagimana ini bagaimana ???????????
tanganmu mulai memegang pen itu. menaruhrnya di atas kertas itu. tapi.................
kamu tidak menyetujui kontrak itu! kamu memilih kembali ke negaramu. memilih keluargamu. memilih teman"mu.
suatu keputusan yang bijak. bahkan membanggakan. 
namun, sesungguhnya, jika kau tetap menandatangani kontrak itu, itu juga keputusan yang baik.  karna apa? jika kau meyakini, sesungguhnya, di dalam hatimu ...yang paling dalam. masih ada rasa nasionalisme yang besar. bahkan darahmu pun juga mengalirkan semangat nasionalisme. yakinlah itu. ..
karna nasionalisme seseorang, tidak sepenuhnya di ukur dari tempat ia mendapatkan prestasi.  masih ada sebagian kecil rasa nasionalisme dalam hidup orang itu.
tapi hal yang kamu takuti pasti akan datang. pasti kamu akan mendengar omongan-omongan panas yang mengatakan bahwa kamu tak punya jiwa nasionalisme. tapi kau tak perlu khawatir. kaupun akan mampu melaluinya....dengan sedikit jiwa nasionalisme yang kau punya. karna sebesar apapun jiwa nasionalisme yang kamu punya, pasti lama-lama akan luntur saat kau membela negara orang :-)   

"ketika nasonalisme sedang di uji. kan ku pertaruhkan apapun .... untuk negaraku." -benarkah sobat ?-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo-ayo jangan lupa kasih saran yaaa ;-)